Bengkayang

Oleh: Alfian Arif. B

Hahahah..
Aku tertawa lebar
Selebar perutku yang bengkayang
Melahap surga rakyat
Sembari ku jilat-jilat

Ahhh
Memang begitu nikmat…
Makan sepiring tabungan surga
Minum segelas dusta…
Hidup sungguh indah…
Tak ada pilu yang menerpaku
Aku semakin lahap sembari menunggu serbuan laknat
Aku tak takut pada aparat
Sebab ia juga sama lahap mendambakan perut yang bengkayang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: